Point :
Robinson, R., Figueras, J. & Jakubowski, E., 2005. Purchasing to improve health systems performance. E-Book , pp. 1–297. Available at: http://www.mcgraw-hill.co.uk/html/0335213677.html.
Siklus kontrak dapat dihubungkan dengan siklus perencanaan. Proses perencanaan dimulai dengan penilaian terhadap kesehatan kebutuhan penduduk dan pembentukan satu set prioritas kesehatan. Ini menjadi dasar untuk mengembangkan sebuah Strategi pembelian layanan dan diikuti oleh pembentukan seperangkat persyaratan layanan serta sasaran yang ingin dicapai melalui kontrak.
SIKLUS KONTRAK TERSEBUT DAPAT DILAKUKAN DENGAN LANGKAH- LANGKAH SEBAGAI BERIKUT :
Pertama dengan mengidentifikasi dan memilih penyedia layanan kesehatan.
Yaitu isu kunci untuk mengetahui biaya penyedia dan mungkin kehandalan (kompetensi) sebagai pemenuhan persyaratan kontrak.
Kedua adalah melakukan negosiasi dan menyetujui kontrak.
Masalah-masalah utama pada tahap ini adalah yang jenis kontrak yang akan digunakan, apa ukuran output dan bagaimana pembiayaannya.
Ketiga adalah mengelola kontrak,
Bagian sentral dari yang monitoring kontrak disini adalah titik akhir dari siklus perencanaan berupa strategi baru yang lebih berkerjasama antara pembeli dan penyedia, dan perencanaan bersama mereka dalam kontrak.
Tulisan ini menitikberatkan bahwa untuk mendapatkan hasil dari upaya penguatan upaya pelayanan kesehatan yang efektif dan efisien harus dipetakan dahulu target spesifik yang akan dilayani, kemudian dipilih provider yang kompeten dan dibarengi dengan perencanaan pembiayaan yang tepat pula serta monitoring dan evalusai guna perbaikan dimasa mendatang.
--

No comments:
Post a Comment